0000-00-00 00:00:00 | By. ADMINISTRATOR | READ 1,246 TIMES

Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat sangat disarankan oleh pakar kesehatan dunia. Serat bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh karena bisa membantu organ-organ tubuh agar bekerja lebih normal. Sebaliknya, bila kekurangan serat maka masalah pencernaan bisa mengakibatkan resiko penyakit tertentu. Berikut ini adalah manfaat serat untuk tubuh.

1. Menurunkan Resiko Penyakit Jantung
Makanan yang banyak mengandung serat akan membantu tubuh dalam mengelola kesehatan jantung. Hubungan ini ditunjukkan dengan manfaat serat yang akan membantu sistem kerja pencernaan. Pencernaan yang baik akan membuat tubuh bisa mendapatkan berat badan yang ideal. Selain itu berat badan yang ideal akan menjauhkan diri dari resiko obesitas. Sehingga serat akan membantu menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke.

2. Menjaga Kesehatan Kulit
Serat yang terdapat pada buah dan sayuran ternyata juga sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Serat bisa memindahkan berbagai jenis racun, bakteri dan jamur yang berasal dari makanan dan masuk dalam sistem pencernaan. Berbagai jenis racun dan bakteri lain bisa menurunkan kesehatan kulit seperti menjadi pemicu jerawat dan kulit kusam. Sehingga konsumsi serat akan membantu tubuh dalam menjaga kesehatan kulit.

3. Mencegah Polip Usus
Penyakit polip usus disebabkan karena usus mengalami peradangan. Peradangan ini dipicu oleh berbagai jenis makanan yang menumpuk pada usus karena tidak bisa keluar menjadi feses. Bakteri dan jamur yang berasal dari makanan akan membuat usus terkontaminasi sehingga menimbulkan reaksi peradangan. Peradangan yang terus terjadi dan tidak mendapatkan pengobatan maka akan menjadi polip. Dengan makan serat maka semua jenis zat makanan yang menumpuk pada usus bisa keluar menjadi feses.

4. Mencegah Wasir
Wasir adalah penyakit yang disebabkan karena pembengkakan pembuluh darah yang berada di area dubur. Hal ini dipicu oleh proses buang air besar yang tidak lancar selain itu mengejan terlalu kuat juga bisa menyebabkan peradangan di sekitar dubur. Jika makan serat secara teratur maka usus akan bekerja dengan baik untuk mengolah makanan sehingga proses buang air besar menjadi lebih lancar.

5. Membantu Mengatur Kadar Gula dalam Darah
Kadar gula dalam darah akan diatur oleh insulin yang dihasilkan oleh pankreas. Kadar gula dalam darah didapatkan dari proses pemecahan karbohidrat yang dilakukan oleh sel-sel dalam darah. jika mengkonsumsi serat secara teratur maka dapat menyebabkan proses penyerapan zat makanan oleh organ tubuh dan sel-sel darah menjadi lebih baik. Dengan proses ini maka tidak ada penumpulan gula dalam darah. Kadar gula darah yang normal juga akan membantu kesehatan batu empedu dan menurunkan resiko gangguan ginjal.

6. Membantu Gerakan usus
Banyak makan serat bisa meningkatkan sistem gerakan usus dalam mengolah makanan yang masuk ke saluran pencernaan. Serat juga bisa membuat feses menjadi lebih lembut sehingga membuat usus bekerja dengan normal dan tidak terlalu keras. Hal ini juga bisa menurunkan resiko wasir dan mengurangi diare. Serat bisa mengatur kelembutan feses sehingga akan menguatkannya jika seseorang sedang diare.

7. Menurunkan Kadar Kolesterol
Makanan yang mengandung serat juga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kadar kolesterol yang didapatkan dari berbagai jenis makanan yang mengandung lemak akan meningkatkan kolsterol dalam darah. sementara itu kolesterol yang terlalu tinggi bisa menyebabkan resiko penyakit jantung, stroke dan diabetes.

8. Menurunkan Resiko Diabetes Tipe 2
Diabates tipe 2 disebabkan karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Penyakit ini sering terjadi pada orang yang masuk dalam golongan obesitas. Konsumsi serat yang teratur membuat tubuh membutuhkan proses yang lebih lama sehingga membuat perut bisa menjadi lebih kenyang. Diet dengan berbagai jenis makanan yang mengandung tinggi serat juga bisa mengurangi asupan kalori sehingga bisa membuat tubuh memiliki kadar gula darah yang normal.

9. Menurunkan Resiko Kanker
Beberapa jenis kanker seperti kanker usus dan kanker yang menyerang saluran pencernaan lain disebabkan karena tubuh kekurangan serat. Mengkonsumsi makanan yang mengandung serat bisa meningkatkan sistem kerja pencernaan sehingga mengurangi potensi penyakit kanker usus besar, kanker indung telur, kanker rahim dan kanker payudara.

10. Membantu Tubuh Mendapatkan Energi
Tubuh kita membutuhkan energi untuk mendapatkan tenaga dan melakukan berbagai jenis aktifitas. Serat adalah salah satu jenis bentuk karbohidrat yang mudah diserap oleh tubuh dan organ saluran pencernaan. Konsumsi serat secara teratur dapat meningkatkan penyerapan energi . Serat bisa menghasilkan energi dengan cara yang lebih ringan sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.

 

DAFTAR MAKANAN MENGANDUNG SERAT TINGGI
Ada beberapa jenis makanan yang mengandung serat tinggi dan bisa dikonsumsi setiap hari. Berikut ini adalah daftar makanan yang masuk dalam rekomendasi beberapa pakar nutrisi dan kesehatan.

Buah Apel.
1 buah apel dengan ukuran sedang bisa mengandung serat sekitar 5 gram. Apel juga buah yang sangat mudah didapatkan dan hampir semua jenis apel mengandung nutrisi dan vitamin yang mempengaruhi kesehatan. apel juga mengandung fitokimia yaitu zat sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh.

Buah Pir.
Buah asli dari China ini memang sangat menyegarkan dan penuh dengan air. Dalam satu buah pier berukuran sedang bisa memiliki serat sekitar 5,6 gram. Pier juga mudah didapatkan dan bisa membantu tubuh dalam mengatasi dehidrasi. Anak-anak hingga orang tua disarankan untuk mengkonsumsi 1 buah pier per hari.

Lobak.
Lobak menjadi sayuran yang sangat khas. Lobak dengan warna putih sangat cocok untuk dimasak menjadi sayuran atau campuran salad. Anda bisa memakai lobak untuk bahan campuran sup atau sajian lain. Dalam satu buah lobak dengan berat sekitar 75 gram bisa mengandung serat sekitar 5,9 gram.

Brokoli.
Brokoli adalah sayuran hijau yang penuh dengan serat. Selain menyehatkan ternyata brokoli juga bisa memenuhi kebutuhan serat, vitamin C, vitamin K dan zat antioksidan. Anda bisa mengkonsumsi brokoli dengan mencampur dalam sup, salad atau jus. Dalam sekitar 100 gram brokoli mengandung sekitar 3,4 gram serat.

Kubis.
Kubis menjadi sayuran yang mengandung serat larut dan serat tidak larut. Meskipun dalam 100 gram kubis hanya mengandung sekitar 1,2 gram serat tapi khasiatnya sangat baik untuk tubuh. kubis yang sudah dimasak menjadi sup atau bubur bisa membuat pencernaan menjadi lebih baik.

Wortel.
Jangan pernah meninggalkan wortel untuk campuran sup Anda. Anda juga bisa mengolah wortel menjadi berbagai macam hidangan lain. Dalam sekitar 100 gram wortel ditemukan sekitar 3,2 gram serat. Wortel yang sudah dimasak dan belum dimasak tetap bisa menyumbang kebutuhan serat untuk tubuh.

Bayam.
Bayam adalah jenis sayuran hijau yang kaya dengan serat. Dalam sekitar 100 gram bayam ditemukan serat sekitar 7,8 gram. Bayam segar yang sudah dimasak sebentar dengan air bisa meningkat asupan seratnya. Sangat disarankan untuk mengolah bayam yang masih segar dan tidak lebih dari 6 jam setelah bayam dipetik.

Selain beberapa makanan diatas, maka sumber serat juga bisa ditemukan dalam berbagai jenis kacang-kacangan, biji-bijian, gandum dan semua jenis makanan yang mengandung dedak. Konsumsi serat secara seimbang dari sumber buah, sayuran dan makanan mengandung karbohidrat sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

PROMO DAHSYAT GLUTERA
LOGIN MEMBER GLUTERA
No ID / Username :
Password :
Security Code :
 Lupa Password
STATISTIC GLUTERA
Today visitor : 2,531
Total visitor : 28,405,556
CARDCHECK GLUTERA
BANNER GLUTERA
Copyright By. Glutera Indonesia © 2017 Indonesia
Alright Reserved